Welcome Viewer

Welcome to my blog, hit these sentences to see my first post :D

Steam: Drackshade

My Steam ID, feel free to add me. And I have Origin too with a same name: Drackshade

Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

Kalau kita berbicara soal topologi jaringan komputer mungkin kita tidak asing lagi mendengar nya, tapi pernahkah kita bertanya apa itu Topologi? pada dasarnya Topologi adalah sebuah peta dari sebuah jaringan konputer......

SoundCloud

- EDM | VDJ and TRAKTOR | Mix n Mashup, hope can make some music - Come to my SC to hear all(most) my Mix n Mashup :D

YouTube

- CLick for moar

Tuesday, September 3, 2013

Pengertian Topologi Jaringan Mesh

Topologi  Mesh adalah topologi yang menyerupai jaring jala yang digunakan pada desain  jaringan LAN, Topologi jaringan mesh menggunakan salah satu dari dua pengaturan koneksi apakah menggunakan mesh penuh maupun mesh parsal. Meskipun topologi jaringan mesh ini dapat diandalkan, karena inter koneksi namun  juga memiliki redundansi.
Dalam jaringan komputer, topologi adalah desain tata letak perangkat terhubung. Topologi jaringan didefinisikan sebagai interkoneksi secara fisik antara berbagai elemen, seperti link dan node. Di dalam sistem jaringan komputer dikenal dua jenis topologi jaringan yaitu topologi fisik dan topologi logis. Topologi fisik adalah desain fisik jaringan termasuk perangkat, lokasi dan instalasi kabel jaringan. Di sisi lain, topologi logis merujuk bagaimana data benar-benar dapat ditransfer dalam jaringan. Ada berbagai jenis topologi fisik, mencakup  topologi bus, topologi star, topologi ring, topologi tree, topologi hybrid dan topologi yang akan kita bahas secara khusus yaitu topologi mesh.


Pengertian Topologi Mesh

Topologi mesh adalah jenis pengaturan tata letak jaringan komputer di mana masing-masing komputer dan perangkat di jaringan saling berhubungan satu sama lainnya secara langsung.  Oleh sebab itu dalam topologi mesh tiap perangkat dapat secara langsung berkomunikasi dengan perangkat tujuan dan memungkinkan distribusi transmisi dapat dimaksimalkan. meskipun salah satu dari sambungan transmisinya menurun. Hubungan antara perangkat dan node (komputer) dilakukan melalui loncatan (hop). Beberapa perangkat dan node yang terhubung melalui sekali loncatan dan adapula yang  terhubung dengan lebih dari satu kali loncatan menuju keperangkat lainnya. Pada topologi mesh sejati, setiap node terhubung ke setiap node dalam jaringan. Ketika data ditransmisikan di jaringan mesh maka jaringan secara otomatis dikonfigurasi untuk mengambil rute terpendek untuk mencapai tujuan. Dengan kata lain ketika data ditransfer ke perangkat tujuan  setidaknya melalui beberapa loncatan.


Jenis-Jenis Topologi Mesh

Pada toplogi jaringan mesh terdapat dua jenis yaitu:
Topologi Jaringan Mesh Penuh
topologi mesh penuh
topologi mesh penuh
Pada Topologi mesh penuh, setiap simpul memiliki rangkaian, yang menghubungkan pada setiap node dalam jaringan. Model ini memerlukan biaya yang sangat mahal dalam penerapannya dan juga menghasilkan jumlah redundansi terbesar. Namun, keuntungan dari topologi ini jika ada kegagalan pada satu simpul, maka lalu lintas ke node lainnya dapat diarahkan melalui node lain. Topologi seperti ini biasanya disediakan sebagai backbone jaringan.
Topologi Jaringan Mesh Parsial
topologi mesh parsial
topologi mesh parsial
Topologi mesh parsial adalah kebalikan dari topologi jaringan mesh penuh, mesh parsial tidak mahal dan juga kurang redundansinya. Pada topologi ini beberapa node dikonfigurasi seperti simpul pada mesh penuh, sementara mayoritas node terhubung ke satu atau dua node dalam jaringan. Topologi mesh parsial biasanya terdapat dalam jaringan peripheral yang terhubung ke backbone mesh penuh.
Kelebihan Dan Kekurangan Topologi Mesh
Di bagian atas sedikit telah disinggung Keuntungan dan kerugian topologi mesh dilihat dari segi jenis topologi  mesh penuh maupun mesh parsial. Di bagian ini akan dijelaskan lebih spesifik kelebihan topologi mesh dan juga kekurangan topologi mesh dalam penerapannya.
Kelebihan Topologi Mesh
  • kelebihan jaringan mesh yang utama yaitu adanya link khusus yang digunakan untuk menjamin masing-masing sambungan mampu membawa beban data, sehingga menghilangkan masalah lalu lintas data secara umum ketika beberapa perangkat berbagi
  • Topologi mesh merupakan jaringan kuat karena ketika satu link dalamtopologi jaringan mesh menjadi tidak stabil tidak akan menyebabkan seluruh sistem terhenti.
  • Jika ada ekspansi jaringan, tidak akan menyebabkan gangguan pada pengguna jaringan lainnya.
  • Pengiriman data, dari satu node ke sejumlah simpul yang lain dapat dilakukan secara bersamaan
  • Pemecahan masalah lebih mudah dibandingkan dengan topologi jaringan komputer lainnya.
  • Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena setiap pesan berjalan sepanjang link khusus.
Kelemahan Topologi Mesh
  • Kelemahan topologi mesh yang itama adalah membutuhkan lebih banyak perangkat keras jaringan (misalnya: kabel jaringan, dll) dibandingkan dengan topologi Jaringan LAN lainnya
  • Pelaksanaan (instalasi dan konfigurasi) topologi ini sangat rumit dan mungkin sangat berantakan. Sejumlah besar Input / Output  (I/O) port diperlukan.
  • Biaya instalasi dan pemeliharaan jaringan komputer mesh cukup tinggi

Pengertian Topologi Jaringan Ring

Pada Topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN. TOKEN berisi informasi bersamaan dengan data yang berasal dari komputer sumber.




  • Kelebihan topologi Ring :
    • Mudah untuk dirancang dan diimplementasikan
    • Memiliki performa yang lebih baik ketimbang topologi bus, bahkan untuk aliran data yang berat sekalipun.
    • Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
    • Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point
    • Hemat kabel
    • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data


  • Kekurangan topologi Ring :
    • Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda (dual ring).
    • Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
    • Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node yang terdapat pada jaringan.
    • Lebih sulit untuk dikonfigurasi ketimbang Topologi bintang
    • Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur]
    • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles.


Pengertian Topologi Jaringan Star

Pengertian Topologi Jaringan Bintang atau yang lebih sering disebut dengan Topologi Star adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan berupa bentuk bintang (star). Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.
Hub atau Switch digunakan untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN. Peralatan ini sering digunakan pada topologi star dan extended star. Perbedaan antara Hub dan Switch adalah kecepatan transfer datanya, yaitu 10:100 Mbps.
Berdasarkan pengertian tersebut di atas, prinsip topologi star adalah merupakan kontrol  terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.
Dari pengertian topologi jaringan star, terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:
- Paling fleksibel.
- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian
jaringan lain.
- Kontrol terpusat.
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan.
- Kemudahaan pengelolaan jaringan.
Kerugian:
- Boros kabel.
- Perlu penanganan khusus.
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis.
Berikut ini adalah gambaran dari pengertian jaringan topologi star :
Topologi Jaringan Star
Topologi Jaringan Star

Pengertian Topologi Jaringan BUS

Adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan terhubung pada sebuah bus (terminal) berupa kabel. Topologi ini adalah topologi yang awal digunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kabel harus diakhiri dengan satu terminator. Begitulah pengertian secara harfiah tentang topologi bus.
Topologi bus sudah sangat jarang digunakan di dalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadinya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus  atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut diatasi.
Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di  dalam membangun jaringan komputerdengan menggunakan kabel serat optik ( fiber optic)  akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya. Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan bintang (star), sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. Topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.
Dari pengertian di atas, topologi jenis ini tidak tergantung pada salah satu komputer, artinya semua terkendali di seluruh komputer dengan sistem tersebar (distributted).
Berdasarkan pengertian, topologi bus memiliki kelemahan antara lain:
•  Kapasitas terbatas.
•  Kesulitan perawatan jika dalam jumlah besar.
•  Jarak terbatas, sering terjadi tabrakan pada
lalu lintas padat.
Sedangkan kelebihan topologi bus antara lain:
•  Kecepatan pengiriman tinggi.
•  Kemampuan pengembangan tinggi.
•  Jumlah terminal dapat ditambah atau diku-rangi tanpa mengganggu kerja komputer yang
sedang berjalan.

Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

Kalau kita berbicara soal topologi jaringan komputer mungkin kita tidak asing lagi mendengar nya, tapi pernahkah kita bertanya apa itu Topologi? pada dasarnya Topologi adalah sebuah peta dari sebuah jaringan konputer. Kalau menurut yang saya pelajari disekolah saya topologi jaringan komputer terbagi atas 2 jenis yaitu: Topologi secara fisik Physical Topology dan yang satu lagi Topologi secara logika  Logical topology. Kalau topologi secara fisik menjelaskan bagaimana susuna dari kabel dan komputer dan lokasi semua komponen jaringan , sedangkan kalau topologi secara logika bisa diartikan bagaimana imformasi atau aliran data dalam jaringan.
Dan berikut Macam-macam Topologi Jaringa Komputer yang akan saya jelaskan pada artikel ini, yaitu:
  • Topologi BUS
  • Topologi Star
  • Topologi Ring
  • Topologi Mesh
  • Topologi Tree




1. Topologi BUS
Topologi bus seringkali digunakan ketika jaringannya berukuran kecil, simpel, atau bersifat sementara. Sangat sederhana dalam instalasi, dan ekonomis dalam hal biaya. dan berikut keuntungan dan kerugian yang terdapat pada topologi BUS
  • Keuntungan
    • Bus adalah topologi yang sederhana, dapat diandalkan untuk penggunaan pada jaringan yang kecil, mudah untuk digunakan, dan mudah untuk dimengerti.
    • Bus hanya membutuhkan kabel dalam jumlah yang sedikit
    • Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus
  • Kerugian
    • a.Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus
    • b.Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat Topologi BUS
    • c. Sangat lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

2. Topologi Star
Kalau Topologi yang satu ini semua kabel yang dihubungkan dari komputer-komputer kelokasi pusat dimana semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakan HUB. berikut keuntungan dan kerugian nya:
  • Keuntugan
    • Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
    • Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
    • Sangat mudah dikembangkan
  • Kerugian
    • Boros kabel
    • Perlu penanganan khusus
    • Jika Hub Rusak maka jaringan yang berada dalam satu hub akan rusak.
3. Topologi Ring
Topologi Ring adalah setiap komputer yang terhubung ke komputer selanjutnya dengan komputer terakhir terhubung kekomputer yang pertama. Tapi sayangnya jika akan dilakukan penambahan atau pengurangan komputer dalam jaringan tentu saja akan mengganggu keseluruhan jaringan.
  • Keuntungan
    • Tidak ada komputer yang memonopoli jaringan, karena setiap komputer mempunyai hak akses yang sama terhadap token.
    • Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
  • Kerugian
    • Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
    • Sulit untuk mengatasi kerusakan di jaringan yang menggunakan topologi ring.
    • Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
    • Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

4. Topologi Mesh
Kalau Topologi yang satu ini memiliki hubungan yang berlebihan antara dari peralatan-peralatan yang ada. jadi kesimpukan susunannya, setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lainnya. Keuntungan dan Kerugian nya adalah.
  • Keuntungan
    • Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
    • Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
    • Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
  • Kerugian
    • Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
    • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

5. Topologi  Tree
Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda.Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.
  • Keuntungan
    • Scalable, level-level dibawah level utama dapat menambahkan node baru dengan mudah
    • Koneksi terjadi secara point-to-point
    • Manajemen mudah karena mudah melakukan identifikasi dan isolasi kesalahan dalam jaringan
    • Mudah dikembangkan
  • Kerugian
    • Pada area yang luas sulit untuk melakukan perawatan jaringan
    • Karena topologi ini adalah varian dari topologi BUS, maka jika kabel backbone (kabel utama penyedia arus data) rusak, seluruh jaringan akan down
    • Dapar terjadi tabrakan file data (Collision)
    • Lebih sulit untuk mengkonfigurasi dan memasang jabel daripada topologi lain
    • Jika salah satu node rusak, maka node yang berada di jenjang bagian bawahnya akan rusak
    • Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk didalamnya yaitu tata letak ruangan

Monday, September 2, 2013

LEL

ELLLOOOOOOO BLOOOOOOG!!!!

Pengelolaan Informasi

A. Pengertian Informasi

Berikut ini akan disampaikan beberapa pengertian informasi dari berbagai
sumber, antara lain:

1. Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System :
Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai
data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata,
berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.

2. Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting Information System and Business
Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil
pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.

3. Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management Control
Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah
pengetahuan bagi penggunanya.

4. Menurut Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin dalam bukunya Accounting
Information Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan
atau bentuk bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan
bisnis.
Dari keempat pengertian seperti tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa
informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi
yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat
digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

B. Mencari Informasi

Dalam pengolahan data menjadi sebuah informasi, langkah pertama yang harus
dilakukan adalah pengumpulan data itu sendiri. Disini dibutuh sebuah kejelian untuk
mendapat data-data tersebut.
Pengumpulan data ini, dapat dilakukan dengan berbagai cara misal dengan
observasi (pengamatan), angket dan lainnya. Namun saat ini yang paling sering adalah
mencari informasi dengan melakukan searching dan browsing di internet, misalnya
dengan memanfaatkan search engine.
Banyak situs-situs di internet yang menyediakan fasilitas search engine, contoh
www.google.com , www.altavista.com , www.yahoo.com, dan lain-lain.



C. Memilah dan Menyimpan Informasi

Setelah data-data untuk informasi tersebut didapatkan, langkah selanjutnya adalah
memilah data tersebut, yaitu mengambil data-data yang dianggap aktual, terpercaya,
akurat dan up to date. Sehingga data-data yang tidak diperlukan dapat disisihkan dari data
yang akan diambil.

Data-data yang dianggap perlu, dikelompokkan kemudian disimpan, ingat dalam
penyimpanan harus memperhatikan aspek pengarsipan, sehingga jika diperlukan nantinya
secara cepat dapat diambil kembali.

D. Pengolahaan Informasi Menjadi Informasi Baru

Dari data-data yang telah disimpan, dapat dibeda menjadi dua jenis :
1. Data informasi yang langsung dapat ditampilkan.

2. Data informasi yang harus diolah dulu, baru bisa ditampil menjadi informasi baru.
Mengolah data untuk menjadi sebuah informasi baru, dapat dilakukan dengan
pengeditan, penambahan, pengkonversian, penggabungan dari banyak data dan
sebagainya.

Contohnya data yang diperoleh dari internet masih dalam format html, kemudian
akan diolah dengan menggunakan Ms. Word, maka data-data dalam format html tersebut
kita ubah menjadi format doc dengan melakukan copy paste ke dalam sebuah dokumen
Ms. Word, setelah itu dapat dilakukan pengeditan, penambahan, penggabungan dan lainlainnya.



Data yang telah diolah tersebut, akan menjadi sebuah informasi baru, dan dapat di
presentasikan dalam bentuk apapun. Sebagai contoh dalam format PDF, atau dengan
menggunakan Ms. Powerpoint bahkan secara lisan, karena sebuah informasi aktif, jauh
lebih berharga dari informasi pasif.


E. Sistem Informasi

Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang
dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang
berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.

Sistem Informasi Berbasis Komputer mengandung arti bahwa komputer
memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan
sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer.

Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu
dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan
efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau
pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.

Informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebut sangat diperlukan
misalnya dalam rangka pengambilan keputusan-keputusan stategis.

Terbentuknya sistem informasi yang akurat untuk membantu setiap pengambilan
keputusan. Di tengah lajunya kemajuan industri yang berbasis teknologi telekomunikasi
dan informatika, informasi yang cepat dan akurat semakin menjadi kebutuhan pokok para
decission maker. Informasi merupakan kebutuhan dasar yang diperlukan oleh setiap
manajemen untuk melakukan pengambilan keputusan. 

Sedangkan suatu sistem informasi bertujuan untuk memasok segala kebutuhan informasi bertujuan untuk memasok segala kebutuhan informasi bagi mereka yang membutuhkannya. 

Sistem informasi yang tepat akan membantu kebijakan level manajerial
dalam hal program-program dan rencana-rencana operasional serta sasaran yang akan
dicapai misalnya oleh organisasi atau perusahaan. 

Berdasarkan uraian di atas, maka dapat
disimpulkan bahwa pengolahan informasi meliputi beberapa tahap yaitu:
1. Pengumpulan data (mencari informasi)
2. Memilah Data atau informasi
3. Menyimpan Data atau Informasi
4. Mengambil kembali untuk diolah menjadi informasi baru
5. Mempresentasikannya.